Topik ini dipilih untuk mengajak umat memahami makna dan keutamaan sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah Muhammad. S.A.W serta sebagai amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Dalam penjelasannya, Ustaz Zaini menyampaikan bahwa sholawat bukan hanya sekadar bacaan, tetapi ibadah yang disyariatkan langsung oleh Allah.
“Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi, maka sudah semestinya kita sebagai umatnya turut melakukannya. Sholawat itu bukan untuk Nabi saja, tapi justru kembali manfaatnya untuk kita sendiri,” kata Ustaz Zaini.
Ia juga menekankan pentingnya melafalkan sholawat dengan adab dan rasa hormat, agar mendatangkan keberkahan. Sholawat adalah bentuk dzikir yang istimewa, dari semua dzikir, hanya sholawat yang tidak ditolak oleh Allah.
"Itulah mengapa para ulama menganjurkan memperbanyak sholawat, khususnya di waktu-waktu mustajab seperti setelah salat dan menjelang subuh,” ujar Ustaz Zaini.
Ia juga mengajak para pendengar untuk menjadikan sholawat sebagai kebiasaan harian yang memperkuat koneksi spiritual.
Ustadz Zaini kemudian membahas adab-adab penting dalam membaca sholawat, seperti menjaga wudu, memakai pakaian yang bersih dan menutup aurat, menghadap kiblat, serta membacanya dengan khusyuk.
“Adab ini bukan sekadar aturan fisik, tapi juga mencerminkan kesungguhan hati dalam mendekatkan diri kepada Rasulullah dan Allah,” ucapnya.
Pada sesi akhir, Ustaz Zaini kembali menekankan manfaat spiritual dari membaca sholawat secara rutin. Siapa yang bershalawat satu kali, Allah akan membalasnya dengan sepuluh rahmat. Ini bukan sekadar teori, tapi janji langsung dari Rasulullah.
"Sholawat dapat menjadi penyebab syafaat kelak di hari kiamat, dengan memperbanyak sholawat, seorang Muslim bisa mendapatkan ketenangan batin dan perlindungan dari berbagai keburukan, ucapnya.
Acara ditutup dengan ajakan agar umat Islam menjadikan sholawat sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. “Mari biasakan bershalawat, sebelum tidur, selepas salat, di tengah kesibukan, agar hidup kita senantiasa dalam naungan rahmat dan syafaat Rasulullah,” ucap Ustaz Zaini.
Siaran Hikmah Subuh ini diharapkan menjadi pengingat dan penggerak bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi dengan cara yang benar dan penuh adab.
Advertisement